BERKAH PUASA RAMADHAN 1445 H/2024 M

   

IMAM BUKORI, S.H, MM
Kepala KUA Revitalisasi Kecamatan Tuban

Sebagai kaum muslim, kedatangan bulan suci Ramadan merupakan sesuatu yang amat membahagiakan. Pada bulan suci ini, banyak keberkahan yang Allah SWT berikan kepada kaum muslim. Di antaranya, pada bulan Ramadan, pintu-pintu surga di buka, pintu-pintu neraka ditutup dan setan-setan dibelenggu.

Sesuai dari sabda Rasulullah SAW : “Apabila datang bulan Ramadhan maka dibukalah pintu-pintu surga dan ditutuplah pintu-pintu neraka dan setan-setan diikat (dibelenggu)” (HR. Bukhari dan Muslim).

Puasa menurut istilah adalah menahan diri dari segala yang membatalkannya seperti makan dan minum mulai dari mulai terbit hingga terbenam Matahari. Meski begitu, Puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga tetapi juga menahan hati dari sifat-sifat buruk dan anggota badan dari perbuatan maksiat dan dosa.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Berapa banyak orang yang berpuasa namun tidak mendapatkan apapun dari puasa kecuali hanya lapar dan dahaga”.

Ada beberapa  hikmah puasa bulan Ramadhan :

1.Meningkatkan Ketaqwaan
Puasa Ramadan dapat meningkatkan ketaqwaan terhadap Allah Ta'ala sebab seseorang rela menahan lapar, haus, dan hal-hal yang membatalkannya demi mengharap pahala kepada-Nya.
Hal tersebut juga telah disebutkan pada perintah melaksanakan puasa Ramadhan yang termaktub dalam Al-Qur'an surat Al-Baqarah ayat 183, Allah SWT berfirman:
 "Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa" (QS Al-Baqarah: 183).

2. Melatih Diri untuk Disiplin Waktu
Di bulan Ramadan, umat muslim bangun pada dini hari untuk makan sahur agar kuat menjalani puasa pada siang harinya. Usai sahur, terkadang dilanjutkan dengan menunaikan sholat malam hingga sholat Subuh.
Sementara di malam hari, umat muslim berbuka puasa kemudian menunaikan sholat tarawih dan melaksanakan amalan lain seperti membaca Al-Qur'an atau beriktikaf. Hal tersebut dilakukan selama sebulan penuh sehingga tentu umat muslim dapat melatih diri untuk disiplin waktu.

3. Melatih Kesabaran
Rasulullah SAW sangat menekankan kepada umatnya untuk bersabar pada saat berpuasa dengan tidak boleh berkata kotor dan melakukan hal-hal lain yang membatalkan ibadahnya. Dalam suatu hadits disebutkan bahwa Rasulullah SAW bersabda:
 "Jika salah seorang dari kalian sedang berpuasa, maka janganlah berkata-kata kotor dan jangan pula bertindak bodoh. Jika ada seseorang yang mencelanya atau mengganggunya, hendaklah mengucapkan: sesungguhnya aku sedang berpuasa." (HR Bukhari dan Muslim).

4. Mengekang Syahwat
Di antara hikmah disyariatkannya puasa yaitu dapat menahan dan mengekang syahwat sebab orang yang berpuasa dilarang menuruti nafsu syahwatnya. Hal ini turut didasarkan pada sebuah hadits, bahwa Nabi SAW bersabda:
"Wahai para pemuda, barangsiapa di antara kalian yang memiliki kemampuan, maka menikahlah. Karena itu akan lebih menundukkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan. Dan barangsiapa yang belum mampu, maka berpuasalah karena puasa itu adalah tameng baginya." (HR Bukhari dan Muslim).
hikmah puasa sangat penting bagi kita dan sudah sepantasnya kita harus menyambut Ramadhan tahun ini dan tahun yang akan datang dengan gembira dan perasaan yang ringan meskipun berat. Kegembiaran kita harus kita tunjukan dengna memanfaatkan Ramadhan untuk mendidik keluarga serta masyarakat untuk memantapkan diri sehingga bangsa ini mendapat keberkahan dari menghadapi setiap macam persoalan.

 

Komentar

Postingan Populer