HARI KEDUA KASI BIMAS ISLAM SAPA 177 CALON JEMAAH HAJI KUA REVITALISASI TUBAN TAHUN 2024
![]() |
| DRS. H. MASHARI, M.Ag KASI BIMAS ISLAM KEMENAG TUBAN |
Kasi Bimas Islam Kementerian Agama Kabupaten Tuban H Mashari M.Ag menjadi narasumber pada kegiatan Bimbingan Manasik Haji di KUA Revitalisasi Tahun 1445 H/2024 M, menyampaikan materi terkait dengan Akhlak Jamaah Haji dan Budaya Arab Saudi, bertempat di Aula KUA Tuban, Kamis (25/04/2024) “Ia mengatakan syarat penting menunaikan ibadah haji adalah istitha’ah atau mampu, seperti di dalam Qur’an surat Qs. Ali Imron : 97 yaitu Mampu dari Keamanan, Mampu Jasmani Rohani, Mampu Ekonomi, Mampu Ilmu Manasik, Mampu Menjaga Diri,” ucapnya.
Adapun Mampu menjaga diri maksudnya adalah mampu untuk menahan atau meninggalkan hal-hal yang menjadikan ibadah hajinya tidak sempurna atau bahkan tidak sah. Maka diperlukan pemahaman tentang Akhlak dalam menunaikan ibadah haji. Akhlak jamaah haji adalah etika yang semestinya diamalkan dalam menunaikan ibadah haji sejak berangkat sampai pulang kembali,” ujar Kasi Bimas Islam Kemenag Kabupaten Tuban. “Pada pokoknya ada 3 hal yang harus diperhatikan oleh jamaah haji yaitu, tidak boleh berbuat rofats tidak boleh berbuat fasik tidak boleh berbuat jidal.
Ia menambahkan Dalam Quran Surah Al Baqarah: 197
اَلْحَجُّ اَشْهُرٌ مَّعْلُوْمٰتٌ ۚ فَمَنْ فَرَضَ فِيْهِنَّ الْحَجَّ فَلَا رَفَثَ وَلَا فُسُوْقَ وَلَا جِدَالَ فِى الْحَجِّ ۗ وَمَا تَفْعَلُوْا مِنْ خَيْرٍ يَّعْلَمْهُ اللّٰهُ ۗ وَتَزَوَّدُوْا فَاِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوٰىۖ وَاتَّقُوْنِ يٰٓاُولِى الْاَلْبَابِ
secara garis besar Akhlak dibagi : Akhlak Kepada Allah, Akhlak kepada sesama manusia/jamaah, Akhlak kepada alam dan lingkungan, Akhlak terhadap diri sendiri. Akhlak kepada Allah seperti iman dan taqwa, berdo’a dan dzikir, sabar, ikhlas, rendah diri, berbaik sangka, ungkapnya. “Sedangkan Akhlak kepada sesama jamaah seperti tolong menolong, saling menghargai, saling menghormati, nasihat menasihati. Dan Akhlak terhadap alam lingkungan seperti menjaga kebersihan, menjaga keamanan, tidak merusak tumbuh tumbuhan, tidak mengganggu binatang,” imbuhnya. “Bahwa Akhlak yang terakhir adalah Akhalak terhadap diri sendiri, seperti menjaga kebersihan badan, pakaian, tempat tinggal jaga lisan dan perbuatan makan, istirahat yang teratur berhati-hati dan waspada, qana’ah dan zuhud,” cetusnya. Adapun tata cara berpakaian di Arab Saudi yaitu menutup aurat, bersih, suci, rapi, diutamakan putih, menyesuaikan cuaca, memakai wangi-wangian, sederhana. Muhammad menjelaskan sosial budaya Arab Saudi salah satunya adalah berpegang kuat terhadap tradisi, pakai bahasa pasaran, perbedaan tupoksi pria/wanita, suka berdandan/wangi/salon, dan lain-lain. "Ingat, budaya kita dengan budaya di Arab Saudi sangat banyak perbedaannya. Jangan sampai ketika di Arab Saudi nanti kita memanggil seseorang dengan menunjuk jari, itu sangat tidak sopan dalam budaya Arab Saudi. Jangan mengenakan pakaian yang ada gambar makhluk hidupnya. Apalagi sampai menepuk pantat seseorang, itu sebuah perbuatan yang tidak bisa ditolerir di sana meskipun maksud kita hanya bercanda," ungkapnya.
Mudah-mudahan jamaah calon haji reguler asal Kecamatan Tuban Kabupaten Tuban mampu menjaga akhlaknya selama berada di Arab Saudi nanti. Perbanyaklah melaksanakan ibadah wajib, beristighfar dan luruskan niat semata-mata untuk meraih rida Allah Subhanahu Wata`Ala agar pulang dengan predikat haji yang mabrur-mabrurah, pungkasnya
Editor : Bang Uji




Komentar
Posting Komentar